Menaklukkan Istri – Rasanya tidak mungkin jika dalam suatu keluarga selalu diliputi senyum, canda dan tawa. Keluarga adalah sebuah kelompok kecil yang memiliki tujuan tertentu dan bersama memperjuangkannya. Masing-masing anggota keluarga pastinya memiliki kepala dan pemikiran yang tak selamanya sama. Meskipun sederajat dalam pendidikan, pendapatan, atau se level dalam keturunan, perselisian pun suatu saat akan terjadi.

Keberhasilan suatu keluarga terletak bagaimana pasangan mensetting diri dalam mengatasi setiap masalah yang datang. Salah satu masalah yang kerap kali muncul adalah kemarahan istri. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada kaum hawa, disebutkan bahwa makhluk perasa ini juga berpotensi mudah marah karena perasaannya yang lembut itu. Ketika istri Sedang marah entah apa itu sebabnya, maka sudah menjadi tugas suami untuk meredamnya dan berusaha merubah keadaan menjadi lebih baik.

Kali ini cara-tips.com akan berbagi bagaimana cara mengatasi kemarahan istri tanpa menimbulkan masalah baru. Karena kemarahan itu wajar dan kemarahan adalah hasil dari emosi yang pecah dan meluap. Maka untuk bisa meredam kemarahan pasangan, hal yang paling utama bagi suami adalah harus bisa menguasai dirinya sendiri. Jika (emosi) diri sudah dikuasai, maka sikap terbaik pada istri yang sedang marah adalah dapat dilanjutkan dengan:

Layangkan senyum yang meneduhkan jiwanya

Siapapun yang sedang marah, hatinya tentu sedang panas terbakar emosi. Maka siramilah dengan keteduhan dari senyum Anda_suami yang sudah seharusnya mengayomi dan melindunginya. Senyum Anda pada saat ia meneriakkan kemarahannya adalah satu tanda bahwa sebagai laki-laki Anda kuat mengatasi masalah keluarga dan mampu meredamkan emosi istri tercinta.

Secara bertahap akan muncul rasa malu dari istri Anda yang belum bisa mengendalikan emosinya di hadapan suami yang seharusnya ia hormati itu. Tetaplah pandang ia dengan kasih sayang, tak usah balas dengan kemarahan. Diam saja dan dengarkan baik-baik apa yang dia amarahkan, bisa jadi kemarahannya itu akan benar-benar mengoreksi kesalahan Anda.

Jangan tunjukkan bahwa Anda paling benar

Sebagai pemimpin keluarga, untuk kebaikan keluarga suami mempunyai kebijakan yang harus diikuti anggota keluarganya. Namun sebagai manusia, suami pun tak luput dari kesalahan manusiawinya. Buang jauh-jauh rasa paling benar dan paling bisa mengatur keluarga sendiri. Suara istri pun harus Anda dengar dengan seksama.

Apalagi jika memang sumber kemarah istri Anda itu murni atas khilaf atau kesalahan Anda, akuilah dengan sepenuh hati. Andai pun hanya karena ketidakcocokannya dengan keputusan/sikap Anda, sangat perlu meminta maaf dan mengaku salah tanpa merendahkan diri Anda. Tujuannya jelas, untuk mengurangi emosi istri yang bisa jadi merasa “teraniaya” tanpa sepengatahuan/kesadaran Anda.

Menjadi pendengar yang baik

Kemarahan ia bisa saja terjadi karena kebutuhannya untuk didengar kurang terpenuhi saat itu. Hal ini bisa jadi harus Anda terima ketika usulannya, suaranya, atau masukannya tidak didengar oleh orang-orang yang seharusnya mereka dengar. Bos, teman, anak-anak didik di sekolah, misalanya. Dengarkanlah. Analisa setiap keluahannya dan arah kemarahannya. Jika Anda tenang dan sudah menguasai diri, Anda pun akan bisa memberikan solusi untuk istri Anda.

Tetap menghormatinya

Hormatilah dia sebagai manusia yang butuh penghormatan apapun keadaannya, apalagi ia sebagai istri Anda. Akui eksistensinya yang telah siap menemani Anda dalam janji suci pernikahan. Namun jangan lantas membenarkan semuanya yang ia amarahkan kepada Anda. Anda bisa tidak menerima dengan memberikan penjelasan dengan baik, mana yang benar, mana yang salah, dan bagaimana seharusnya bersikap. Karena kemarahannya bisa jadi karena di luar sana ia mendapatkan ketidakadilan atau sedang kehilangan kendali.

Keluar rumah

Ada saatnya Anda perlu ke luar rumah dan butuh waktu meninggalkannya apabila kemarahannya itu kepada Anda. Kembalilah jika dirasa keadaan sudah mendingan “dingin”. Dan apabila kemarahannya itu kepada orang lain maka ajaklah ia keluar berdua. Ajaklah ia sedikit melupakan atau mengurangi rasa panas dalam hatinya dengan mengunjungi tempat-tempat yang sekiranya ia sukai. Hal ini akan membuatnya lebih tenang.

Namun perlu diperhatikan, bahwa saat ini bukanlah saat yang tepat untuk menunjukkan kesalahannya. Karena saat ini dia butuh pendukung dan butuh merasa didukung. Dengan ini ia akan lebih tenang.

Jika kemarahan itu akibat kurang terpenuhi kebutuhan biologisnya

Pria dan wanita itu sama, ketika normal dan sehat mempunyai kebutuhan seks yang harus dipenuhi. Namun jika suatu ketika Anda sedang tidak mampu karena diabetes yang Anda derita hingga membuatnya marah, sadarilah atas kelemahan Anda. Namun jangan hanya diam, karena saat ini telah tersedia kapsul ajaib yang mengatasi keperkasaan pria yang terhambat akibat diabetes.

Dengan Xcure, istri Anda akan kembali merasakan hangatnya bercinta dengan Anda. Karena X-Cure akan membantu Anda kembali kepada pria sejati yang siap menjamah istri Anda dengan kuat dan tahan lama.

Diramu dari bahan-bahan alami, X-Cure berfungsi Membantu merilekskan otot, membantu menghilangkan rasa pusing, cepat ngantuk, rasa lelah dan meningkatkan stamina. Membantu melancarkan sirkulasi darah ke sistem reproduksi Anda sehingga ereksi bisa lebih kencang dan libido akan meningkat sehingga Anda bisa mendendapatkan gairah seksual yang mengebu-gebu. Membantu meningkatkan kontrol otot polos pada alat vital, sehingga mampu mencapai ereksi dengan sempurna. Dan X-Cure bekerja secara sistemasis dan konstruktif menyembuhkan diabetes secara bertahap.

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here