Bentuk Keputihan Yang Sering Dikhawatirkan – Tamu bulanan wanita (menstruasi) biasanya di dahului atau diiring dengan keputihan. Dari cairan yang keluar dari vagina itu bisa memberikan informasi tentang kesehatannya.Karena keputihan merupakan sekresi (proses pengeluaran zat oleh kelenjar yang masih digunakan didalam tubuh) yang keluar dari vagina wanita.

Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). Nah yang biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur itu keputihan fisiologis. Sedangkan keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar.

Yang sering menimbulkan keputihan jenis ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Keputihan normal sifatnya wajar, terjadi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Sebaliknya keputihan yang abnormal yang bisa jadi gejala penyakit itu datangnya disertai hal-hal aneh yang membuat wanita itu tidak nyaman. Selain jumlahnya yang berlebihan, tanda keputihan yang perlu diwaspadai adalah bentuk cairan yang yang keluar dari vagina tersebut.

Macam-Macam Bentuk Keputihan

Berikut adalah bentuk bentuk keputihan yang bisa menunjukkan kondisi kesehatan. Tak selamanya Anda harus khawatir, namun Anda harus tetap waspada dengan tanda-tanda yang diberikannya. Carol Livoti, MD, seorang Obgyn dari Lenox Hill Hospital di New York mengatakan, sebagaimana dilansir liputan6.com menjelaskan jenis-jenis keputihan yang perlu wanita ketahui.

1. Bening

Mukosa elastis menyerupai putih telur yang mentah ini sebenarnya normal. Cairan seperti ini akan terlihat di awal siklus wanita sampai ovulasi. Cairan ini lengket dan membantu menarik sperma ke dalam rahim wanita.

2. Putih susu

Jenis cairan ini benar-benar sehat. Dari tengah hingga ke akhir siklus bulanan, cairan menjadi seperti krim, sebagai akibat dari pelepasan progesteron. Kualitas yang tebal bisa menghalangi leher rahim wanita menjebak sperma di dalam. Jika wanita minum pil, cairan akan berbentuk krim sepanjang waktu.

3. Seperti Keju Cottage

Cairan putih yang berbentuk gumpalan bisa menunjukkan ada infeksi jamur. Karena jamur suka dengan yang hangat-hangat, gelap, lingkungan yang lembab, dan apapun yang membuat zona V Anda berkeringat.

Jika Anda rentan mengalami infeksi jamur, hindari mengenakan celana ketat sintetis dan legging, berolahraga tanpa mandi setelahnya, dan meninggalkan baju renang basah selama berjam-jam. Antibiotik juga bisa menjadi pemicu karena bisa membunuh bakteri yang baik di dalam vagina yang membuat ragi, konsumsi probiotik untuk membalikkan efeknya.

4. Ada Darah Di Dalamnya

Bercak antara periode menstruasi sangat umum ketika Anda minum pil KB. Ada cairan cokelat setelah periode Anda. Ini disebabkan darah kering. Jika di keputihan ada darahnya, jangan khawatir. Jika itu terus-menerus kunjungi dokter kandungan Anda agar bisa memilih kontrasepsi lain. Selain itu dokter juga bisa melihat kemungkinan polip, fibroid, peradangan serviks dan infeksi.

Jika Anda tak minum pil, coba cek siapa tahu Anda meninggalkan tampon. Kemudian telepon dokter untuk mengetes kondisi Anda.

5. Cairan kuning

Selain tak berbau, apakah Miss V Anda gatal, sakit, atau bau tak sedap? Jika iya, konsultasilah dengan dokter kandungan. Ini bisa karena gonore, klamidia, atau infeksi panggul.

Catatan, warna yang Anda lihat pada pakaian dalam Anda belum tentu warna cairan Anda karena teroksidasi dan berubah warna karena udara. Jika celana Anda terlihat kuning tapi cairan jernih atau seperti susu, jangan panik.

6. Hijau keabu-abuan dan berbusa

Selain cairan yang terlihat aneh, bakteri vaginosis bisa disertai bau amis dan sensasi terbakar. Ini umum, infeksi ringan mudah diobati dengan krim resep atau pil. Meskipun Anda tak nyaman, Anda akan merasa lebih baik dalam beberapa hari.

7. Bentuk Keputihan Lebih Tebal Dibanding Normal

Cairan yang berlebihan merupakan efek samping dari IUD, iritasi vagina bisa menghasilkan cairan lebih banyak. Jika zona Miss V gatal, mungkin karena infeksi jamur. Penyebab umum lainnya dari cairan tebal adalah kehamilan. Jumlah cairan Anda bervariasi dari bulan ke bulan, tergantung pada keseimbangan hormon.

8. Bentuk Keputihan Seperti Air

Cairan yang encer menunjukkan infeksi herpes yang disebabkan luka terbuka di dalam vagina. Anda mungkin merasa tidak nyaman dan cairan lebih banyak dari biasanya.

Itulah delapan warna keputihan yang harus dimengerti oleh cewek berikut arti warna yang ada. Jika sudah dimengerti warna warna keputihan dan juga pembagiannya, berikut ini adalah tips bagaimana agar keputihan abnormal itu tidak datang.

Tips Mencegah Keputihan Abnormal

  • Jangan melakukan hubungan seksual secara bebas karena banyak virus, bakteri dan jamur penyebab keputihan yang didapatkan dari hubungan seksual secara bebas.

  • Selalu mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran hijau, buah-buahan dan biji-bijian. Makanan ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah infeksi akibat bakteri maupun jamur.

  • Selalu berusaha untuk menjaga agar daerah di sekitar vagina bersih, kering dan tidak terlalu lembab.

  • Selalu menggunakan jenis pakaian dalam yang mudah menyerap keringat dan tidak panas seperti bahan katun. Bahan katun akan membantu agar vagina menjadi lebih sehat dan tidak mudah terkena infeksi bakteri maupun jamur.

  • Selalu membersihkan vagina baik setelah buang air kecil maupun air besar. Cara membersihkan yang baik adalah dengan gerakan dari depan ke belakang. Jangan salah membersihkan karena jika gerakan salah justru bakteri yang akan masuk ke rongga vagina dan menyebabkan keputihan.

  • Hindari menggunakan pembalut terlalu lama ketika sedang menstruasi. Paling tidak Anda harus segera mengganti pembalut maksimal selama empat jam. Lebih dari itu bisa mengembangkan bakteri pada vagina dan menyebabkan keputihan.

  • Selalu gunakan pembalut yang terbuat dari kapas dan tanpa pewangi ketika sedang menstruasi. Pembalut yang terbuat dari bahan kapas murni akan membantu meminimalisir bakteri dan jamur atau virus penyebab keputihan.

  • Jangan menggunakan bahan cairan kimia untuk berhubunngan seksual seperti pelumas atau cairan vagina.

  • Jangan menggunakan bahan cairan kimia untuk mencuci atau membersihkan vagina.

    Keputihan memang akan membuat kondisi yang tidak nyaman dan selalu was-was.

Cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengobati keputihan memang sangat banyak. Untuk mendapatkan hasil terbaik memang tidak akan terjadi secara langsung. Namun jika keputihan terjadi dalam waktu yang lama maka harus segera menemui ahli medis untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh. Pemeriksaan akan membantu mengetahui penyebab dan pengobatan sesuai dengan penyebabnya.

Jangan Lewatkan:

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here