Kapan nikah ?, adalah salah satu pertanyaan yang sangat membuat beban bagi mereka yang sudah cukup umur namun juga belum punya pasangan. Sedih memang, kalau teman-teman sebaya sudah tidak lagi sendiri, namun jodoh belum juga datang.

Pertanyaan itu juga disinyalir sering membuat benih-benih permusuhan diantara teman. Sudah sedih dan susah dengan cerita hidup yang dialami, masih diejek teman sendiri dengan mempertanyakan kapan nikah.

Namun perlu disadari, tiada masalah yang tidak ada solusinya. Berfikirlah untuk selalu mencari solusi. Jangan hanya meratapi keadaan yang sekarang menimpamu. Percayalah setelah kesulitan dan kesedihan, kebahagiaan itu akan datang.

Kapan Nikah ? Inilah Jawabannya

Untukmu yang kini mulai masuk usia nikah namun jodoh tak kunjung datang, bersabarlah sedikit lebih lama. Tak perlu gelisah menghadapi ketentuan-Nya, jalani kehidupanmu dengan baik dan pahami 8 hal ini di sela-sela penantianmu. Semoga bisa menentramkan hatimu yang pilu karena bingung menjawab pertanyaan mereka, “kapan nikah ?”.

1. Menikah Bukan Soal “Siapa cepat, dia dapat.”

Pahamilah bahwa menikah bukan seperti lomba, yang siapa cepat dapat pacar lalu menikah. Karena kini status pacaran yang sudah lama terjalin belum tentu sampai di pelaminan. Dan banyak yang seminggu ketemu mudah saja berlanjut ke pelaminan.

Kapan nikah ?, yang pastinya menikah itu juga soal faktor keberuntungan. Ya, mereka yang kini sudah menikah memiliki keberuntungan yang lebih daripada kamu yang kini masih sendiri. Namun kamu juga tak pernah tahu kisah pilu di balik kesuksesan mereka saat ini. Menikah juga tak selalu berisi kebahagiaan seperti yang banyak orang bayangkan.

2. Kamu Berhak Untuk Seseorang Yang Layak dan Terbaik

Mungkin kamu kini bertanya-tanya, kenapa Tuhan belum juga mengirimkan jodohmu, mengapa kamu masih sendiri padahal usia sudah sangat pantas untuk menikah. Tuntutan keluarga untuk segera menikah juga membuatmu kian tersiksa rasanya.

Tapi kamu harus bisa teguhkan hati, bahwa menikah tidak bisa sembarangan. Sekalipun kamu sudah cukup berusia matang untuk menikah, memilih pasangan untuk seumur hidup tidak bisa seperti memilih pakaian dalam toko, yang dilihat dari model luarnya saja.

Kamu sangat berhak untuk seseorang yang layak disandingkan denganmu. Tak perlu cantik/tampan, yang penting sedap dipandang. Tak harus mapan, setidaknya dia bertanggung jawab/setia ke depannya.

jadi, kapan nikah ? aku harus benar-benar siap, dan aku tidak boleh sembarangan.

3. Tak Ada Jodoh Yang Tertukar

Tak usah gelisah dan terlalu memikirkan jodoh, karena jodohmu tidak akan menjadi jodoh orang lain. Ia akan datang, tidak terlalu cepat atau bahkan terlambat. Selama kamu juga tidak hanya pasrah dan terus-terusan meratapi nasib.

Lanjutkan apa yang kini jadi kesibukanmu. Jangan berlarut-larut memikirkan jodoh, karena dia kini masih disimpan Tuhan sampai kalian sama-sama siap dipertemukan. Satu hal yang perlu kamu ingat hanyalah jangan pernah berhenti mendoakan dia, semoga jodohmu tak pernah lelah saat berjuang untuk menemukanmu.

kapan nikah ? jodohku sedang berjuang menemukanku dan aku sedang mendo’akan dia agar saat bertemu kita benar-benar siap dan bahagia.

4. Jodoh Adalah Cerminan Diri

Jangan sibuk mencari sampai akhirnya kamu lupa bahwa kamu masih selalu butuh memperbaiki diri. Jodohmu adalah seperti apa kamu sekarang, karena dengan melihatnya kamu seperti berkaca.

Perbaiki diri saja dulu daripada gelisah karena tiap hari umur terus bertambah. Pantaskan saja dirimu terlebih dahulu, agar kelak disandingkan dengan yang sama baiknya denganmu. Jadi, “kapan nikah ? aku sedang memantaskan diri, sabar ya… kamu juga mana momongannya ?…”

5. Jodohmu Pasti Datang Dan Menerimamu Apa Adanya

Jika esok kamu temukan seseorang yang tak bisa menerimamu, dia jelas bukanlah jodohmu. Karena jodohmu pasti datang, tak usah takut menikah di usia tua. Dia ‘kan menerimamu sebagaimana kamu ketika ditemuinya, sebagaimana kamu bisa menerima sosoknya.

Dan ingatlah untuk tak memenuhi pikiranmu sendiri dengan ketakutan-ketakutan yang sebenarnya tak beralasan. Karena jodoh, pasti datang.

6. Kedewasaan Bukanlah Soal Usia Namun Tentang Bagaimana Kamu Bersikap

Gelisah karena belum menikah padahal usia sudah sangat pantas, kini mulai kerap menghantuimu. Padahal usia hanya soal angka sebagai penjelas sudah berapa lama kita hidup di dunia.

Sementara kedewasaan adalah tentang bagaimana kamu bersikap. Memperlihatkan sikap yang jauh dari kata dewasa, justru hanya akan makin menjauhkanmu dengan jodoh yang sudah ditakdirkan Tuhan.

“kapan nikah ? sabar….. tunggu tanggal mainnya yak..”

7. Karena Bersabar Bukan Hanya Sampai Pernikahan

Bersabarlah lebih lama, sekalipun detik ini jodoh telah mendatangimu. Masih ada proses dan jalan berliku yang menantimu setelahnya. Jalan menuju pernikahan tidak akan pernah mudah, pun setelah janji suci diucapkan.

Jalan masih panjang, lengkap dengan persimpangan atau tikungan tajamnya untuk sampai ke tujuan menikah dan hidup menua berdua. Jangan hanya sabar saat sebelum dia datang, karena kamu juga tetap butuh sabar sampai kapan pun.

8. Nikmati Selagi Masih Sendiri

Nikmati waktu bebasmu kini, sekalipun kamu mulai merasa kesepian di antara makin banyak teman yang sudah berkeluarga. Tak usah iri, karena waktumu akan datang sesegera mungkin. Jangan gegabah, dan kemudian menyesal setelahnya. Apa salahnya hidup sendiri, kamu pun masih tetap berbahagia dengan teman, keluarga, dan juga diri sendiri.

Nikmati masa sendirimu dengan sebaik-baiknya, karena setelah kamu menemukan jodohmu, kamu tidak lagi menyesali dan kembali ingin mengulang masa tersebut.

Percayalah pada dirimu sendiri, yakini bahwa jodoh akan datang tepat waktu. Tak terlalu cepat, atau bahkan membuatmu terlalu lama menunggu. Sekalipun tiap hari umur bertambah, kesabaran serta memperbarui diri tetap selalu kamu perlukan.

Biarlah mereka bertanya kapan menikah, tetaplah tersenyum karena kamu telah dewasa dan mampu menyikapinya dengan bijaksana.

Mau jadi Suami perkasa dan Sukses di malam Pertama ??? Anda perlu paket Malam Pertama

Baca Juga :

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here