Tahukah Anda? Ternyata Narsis Termasuk Gangguan Kepribadian – Narcisstic Disoder – Mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kata Narsis, tapi tahukah Anda kalau sebenarnya narsis itu termasuk salah satu dari sekian banyak jenis gangguan kepribadian. Mengapa bisa begitu? Kebanyakan orang mengira kalu Narsis itu baik bagi diri seseorang karena bisa tampil secara percaya diri.

Padahal itu semua salah besar, karena orang yang memiliki gangguan Narsistik terlalu over percaya diri sehingga menimbulkan kesombongan pada diri dan merasa paling tinggi menganggap orang lain itu rendah.

Gangguan kepribadian narsisistik adalah gangguan mental di mana orang-orang tersebut memiliki perasaan ego yang begitu tinggi dan kebutuhan yang mendalam akan kekaguman. Orang yang mengalami gangguan narsistik percaya bahwa mereka pasti lebih unggul daripada orang lain dan kurang memperhatikan perasaan orang lain.

Tetapi di balik topeng tersebut terdapat harga diri yang rapuh, rentan terhadap kritik.Gangguan kepribadian narsisistik adalah salah satu dari beberapa jenis gangguan kepribadian.

Gangguan kepribadian kondisi di mana orang-orang memiliki sifat-sifat yang menyebabkan mereka untuk merasakan dan berperilaku dalam cara-cara mengasingkan diri dari ruang sosial.

membatasi kemampuan mereka untuk berhubungan dengan lingkungan lain di luar lingkungan mereka, seperti bekerja atau di sekolah.

Bila seseorang memiliki gangguan kepribadian narsisistik, kemungkinan tampil sombong, sering memonopoli percakapan, meremehkan atau memandang rendah orang-orang yang dianggap lebih rendah, merasa paling berhak.

Dan ketika tidak menerima perlakuan khusus yang dirasa berhak diperolehnya, maka dia menjadi sangat tidak sabar atau bahkan marah.

Orang yang mengalami gangguan narsistik juga mencari orang lain yang dipikir memiliki bakat khusus yang sama, kekuasaan dan sifat orang yang penderita lihat setara. Dia mungkin akan berusaha keras untuk memiliki “yang terbaik” dari segala sesuatu.

Tapi di balik semua kemegahan ini seringkali terdapat harga diri yang rapuh. Dan dia pasti mengalami kesulitan dalam menangani apapun yang dapat dianggap sebagai kritik. Jika dikritik dia merasa malu dan terhina dan seolah-olah kalau rahasianya sedang dibuka.

Dan dalam rangka untuk membuat dirinya merasa lebih baik, biasanya bereaksi dengan marah atau penghinaan dan upaya untuk meremehkan orang lain untuk membuat diri tampak lebih baik.

Orang yang mengalami gangguan ini akan bermasalah dengan hubungan interpersonalnya, karena sifat sombong dan tidak memiliki rasa empati. Dalam pekerjaan mungkin mereka sukses dengan ambisi dan kepercayaan diri mereka yang tinggi.

Namun mereka tidak dapat bertahan dalam lingkungan yang kompetitif. Hal ini dikarenakan adanya kemungkinan kalah. Gangguan Narsistik Mempunyai pandangan yang berlebihan tentang kemampuan dan keunikan diri sendiri.

Tidak jarang orang yang mengalami gangguan ini sering kali asik sendiri dengan fantasi mereka tentang kesuksesan dan kebutuhan akan kekaguman dan perhatian dari orang lain.

Adapun ciri-ciri dari orang yang mengalami gangguan kepribadian narsistik yaitu:
  • Percaya bahwa lebih baik daripada yang lain
  • Khayalan tentang kekuasaan, kesuksesan dan daya tarik
  • Terus-menerus mengharapkan pujian dan kekaguman
  • Percaya bahwa penderita istimewa
  • Gagal untuk mengenali emosi orang lain dan perasaan
  • Mengharapkan orang lain untuk pergi bersama dengan ide-ide dan rencana penderita
  • Mengambil keuntungan dari orang lain
  • Mengekspresikan penghinaan bagi mereka yang merasa lebih rendah
  • Menjadi iri terhadap orang lain
  • Percaya bahwa orang lain iri
  • Kesulitan menjaga hubungan yang sehat
  • Menetapkan tujuan yang tidak realistis
  • Menjadi mudah tersinggung dan ditolak
  • Memiliki harga diri yang rapuh
  • Keras hati atau emosional

Jika Anda memiliki gangguan kepribadian ini, belum tentu Anda menyadari ada yang salah dengan perilaku Anda, mungkin karena terlalu yakin bahwa diri sendiri yang paling benar.

Namun, kepribadian narsistik dapat menimbulkan berbagai masalah di banyak aspek kehidupan seperti kehidupan sosial, sekolah atau pekerjaan, serta keuangan Anda.

Penyebab dari narsistik ini sampai kini belum diketahui. Seperti gangguan mental lain, penyebabnya mungkin kompleks. Bukti yang berkait adalah penyebab disfungsional di masa kanak-kanak.

seperti memanjakan diri berlebihan, harapan yang sangat tinggi, penyalahgunaan atau kelalaian. Bukti lain menunjukkan genetika atau psychobiology – hubungan antara otak dan perilaku dan berpikir.

Namun meski begitu Anda tidak usah khawatir, karena gangguan kepribadian narsistik bisa disembuhkan melalui terapi. Salahsatunya yaitu dengan menggunakan Terapi Binaural Beats – Narsisistic Therapy.

Terapi Binaural Beats – Narsisistic Therapy nantinya akan memberikan beberapa stimulus positif pada otak yang akan memberikan rasa ketenangan dan menghilangkan gangguan kepribadian narisisistik dengan cara mengembalikan fungsi otak serta mengubah cara kerja otak menjadi lebih baik lagi.

Karena perlu diketahui juga kalau Terapi Binaural Beats – Narsisistic Therapy ini telah melewati serangkaian proses penelitian selama bertahun-tahun dan sudah terbukti efektif dalam mengatasi berbagai gangguan kerpibadian, termasuk gangguan kepribadian narsisistik.

 

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here