Menghilangkan Trauma – Traumatic Eliminating – Dalam hidup ini terkadang kita mengalami suatu kejadian yang tidak menyenangkan bahkan mungkin menyakitkan.  Bisa terjadi dalam hubungan asmara, kehidupan masa kecil dalam keluarga, atau mengalami peristiwa seperti kecelakaan sehingga terprogram di pikiran bawah sadar sebagai sesuatu yang harus dihindari tetapi berakibat menghambat hidup yang lebih baik.

Apalagi saat ini sedang banyak berita yang memuat tentang kejahatan, perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, dan lain-lain. Tentu hal itu sangat memperihatinkan, belum lagi konflik yang belum jelas apa penyebabnya yang sering terjadi. Hal seperti itulah yang akan menimbulkan efek Trauma.

Dalam buku Psikologi Abnormal oleh G.C.Davidson dkk, pada tahun 2000, jika berbicara tentang tindak kekerasan dan trauma, ada suatu istilah yang dikenal sebagai Post Traumatic Stress Disorder atau PTSD (gangguan stres pasca trauma). Yaitu gangguan stres yang timbul berkaitan dengan peristiwa traumatis luar biasa. Misalnya, melihat orang dibunuh, disiksa secara sadis, korban kecelakaan, bencana alam, dan lain-lain.

PTSD merupakan gangguan kejiwaan yang sangat berat, karena biasanya penderita mengalami gangguan jiwa yang mengganggu kehidupannya. Secara umum gejala PTSD dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

  • Reexperiencing

    Perderita seperti mengalami kembali kejadian traumatis yang pernah dialami. Biasanya kondisi ini akan muncul ketika penderita sedang melamun atau melihat suasana yang mirip dengan pengalaman traumatisnya. Penderita dapat berperilaku mengejutkan, tiba-tiba berteriak, menangis, atau berlari ketakutan. Fenomena lain juga dapat muncul seperti takut untuk tidur, karena begitu ia tidur peristiwa traumatis muncul kembali. Misalnya, peristiwa diperkosa atau pembunuhan yang berlangsung didepan mata.

  • Hyperarousal

    Suatu keadaan waspada berlebihan, seperti mudah kaget, tegang, curiga menghadapi gejala sesuatu, benda yang jatuh dia anggap seperti jatuhnya sebuah bom, dan tidur sering terbangun-bangun.

  • Avoidance

    Seseorang akan selalu menghindari situasi yang mengingatkan ia pada kejadian traumatis. Seandainya kejadiannya saat suasana ramai, dia akan menghindari mall atau pasar. Begitu juga sebaliknya jika ia mengalami pada waktu sendiri, maka ia akan menghidari tempat-tempat sepi.

    Jika PSTD tidak ditangani dengan benar, maka mempengaruhi kepribadian seseorang (perubahan kepribadian). Seperti paranoid (mudah curiga) misalnya. Kesulitan hal ini adalah jarang sekali penderita dengan kesadaranya datang ke para ahli.

Apalagi stigma yang beredar dimasyarakat bahwa psikiater identik dengan orang sakit jiwa atau gila. Tetapi separah apapun trauma yang diderita bukan berarti tidak akan pernah bisa disembuhkan.

Selalu ada jalan jika benar-benar ingin sembuh. Dan, salah satunya dengan menggunakan CD Terapi Binaural Beats Traumatic Eliminating, Anda akan dibantu untuk menyembuhkan dan menghilangkan gangguan trauma yang selama ini Anda alami.

Cara Menyembuhkan dan Mengatasi Trauma dengan Binaural Beats Traumatic Eliminating

Memang bukan cara yang mudah untuk menghilangkan trauma yang sedang di alami. Namun, dengan bentuk perhatian yang lebih, pola hidup yang baik juga dengan menggunakan CD Terapi Binaural Beats Traumatic Eliminating, akan sangat membantu dalam mengatasi trauma yang selama ini di alami dengan cepat dan mudah.

CD Terapi Binaural Beats telah terbukti sangat efektif untuk mengakses pikiran bawah sadar yang berfungsi untuk melakukan pemrograman pikiran termasuk mengatasi Trauma. Untuk beberapa orang yang mengalami trauma mungkin akan membiarkan trauma mereka, dan menjalani kehidupan dengan kewaspadaan dan rasa panik yang tinggi. Namun, hal tersebut pasti akan mengganggu aktivitas mereka. Maka dari itu, mengatasi dan menghilangkan trauma merupakan hal utama yang harus dilakukan bagi Anda atu siapapun agar terlepas dari tekanan tersebut.

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here