Mengontrol Emosi Menjadi Lebih Positif – Perasaan emosi pastilah dimiliki setiap manusia normal pada umumnya. Semua perasaan yang dimiliki manusia adalah salahsatu karunia yang telah diberikan oleh Tuhan dengan begitu banyak hikmahnya dalam menjalani setiap kehidupan.

Tinggal bagaimana manusianya sendiri bisa memanfaatkan nikmat dan karunia itu dan bisa mengendalikan perasaan itu dengan baik atau malah sebaliknya. Pada dasarnya emosi adalah hal yang bisa mengarah pada hal positif dan negatif.

Namun, emosi cenderung membawa pada dampak negatif. Emosi seperti inilah yang harus kita hindari. Cara menghindarinya yaitu dengan melatih diri mengontrol emosi. Emosi yang biasanya meledak-ledak dikontrol sehingga tidak berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.

Orang sukses adalah orang yang mampu mengontrol emosinya dengan baik sehingga tidak berdampak buruk dalam karirnya. Nah, berikut ini ada beberapa tips mudah yang bisa dilakukan untuk melatih diri mengontrol emosi.

Ada beberapa tips agar Anda dapat mengontrol emosi, yaitu:
  • Senyum dapat meredakan emosi

Ketika Anda marah cobalah tipu diri Anda dengan cara tersenyum, sejelek apapun senyum tersebut tetap akan membuat perubahan pada perasaan emosi. Karena dengan tersenyum keadaan emosi akan lebih positif.

Sewajarnya otak kita terus tersinkron dengan bahasa tubuh. tersenyum saat marah memang janggal. oleh karenanya otak kita akan merespon kejanggalan itu dengan penyesuaian emosi terhadap senyuman Anda.

  • Tetap tenang

Ketenangan dapat mengontrol emosi dengan mengurangi adrenalin Anda yang sedang meninggi. Ambil nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan. Lakukan hingga perasaan Anda tenang, hingga tekanan darah Anda rasakan semakin tenang. Kemudian berpikir jernihlah dalam keadaan tenang tersebut.

  • Menganalisa penyebab emosi

Orang yang paling memahami diri kita adalah kita sendiri. Salah satu introspeksi diri yang harus Anda lakukan adalah menganalisa apa yang memancing emosi Anda.

Buat list tentang kondisi fisik anda saat itu, kondisi psikis dan aktivitas Anda. Carilah korelasi penyebab emosi agar Anda dapat menghindari pemicu tersebut. Jika tidak bisa dihindari maka Anda harus mencari apa yang menjadi solusi keadaan Anda tersebut.

  • Mengingat dampak negatif yang akan terjadi

Emosi yang meluap-luap biasanya membuat Anda menjadi gelap mata. Jika sudah demikian, hal-hal yang tidak di inginkan bisa terjadi. Seperti akan memukul, berteriak, memaki, atau merusak barang-barang yang ada.

Nah, untuk menghindari keadaan ini, ingatlah dampak negatif yang akan terjadi jika Anda tidak bisa melawan emosi.

Sebagai contoh, Anda bertengkar hebat dengan isteri Anda. Saat amarah akan meledak (misalnya Anda akan memukul), ingat dampak negatif yang akan terjadi seperti isteri Anda akan lebam mukanya, mertua membenci Anda, atau Anda dilaporkan oleh isteri ke polisi karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

  • Membiasakan diri

Membiasakan diri untuk menahan emosi penting agar emosi tidak meledak. Anda harus membiasakan diri untuk sabar. Jika hampir hilang kendali, ingat lagi bahwa Anda harus sabar. Ingat bahwa sebenarnya sabar itu tak ada batasnya. Hanya manusia sendirilah yang membatasi kesabaran itu.

  • Memaafkan dan melupakan

Anda sering mengungkit-ungkit masalah lama sehingga emosi Anda meluap lagi? Mulai sekarang, maafkan mereka yang telah memberi Anda masalah (misalnya menyakiti, membohongi, merendahkan, atau menjelekkan Anda) dan lupakan.

  • Berdiskusi

Manusia tentu ada salah dan khilaf yang mungkin tidak disadari. Oleh karena itu, perlu Anda berdiskusi tentang suatu hal untuk mengintrospeksi diri Anda. Jangan sampai Anda merasa paling benar hingga emosi tak terkendali. Kontrol emosi dengan berdiskusi dan mendengarkan pendapat atau masukan dari orang lain.

  • Berolah raga

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi emosi adalah berolahraga seperti berjalan kaki, bermain sepak bola, lari, atau berenang. Apa pun jenisnya, olahraga bisa menstimulasi zat-zat kimia dalam otak yang membuat Anda lebih rileks dan bahagia. Selain itu, olahraga akan menguras energi Anda secara positif sehingga melenturkan ketegangan syaraf Anda.

Emosi harus dikendalikan agar tidak memberi dampak negatif pada diri sendiri atau orang lain. Cobalah Anda melakukan tips-tips yang telah dijelaskan di atas. Jangan heran bila Anda kesulitan menerapkannya karena memang mengendalikan emosi itu perlu waktu dan latihan.

Cobalah terus menerus sehingga Anda mendapatkan cara efektif dalam mengontrol emosi Anda. Namun kini telah hadir terapi Binaural Beats-Emotional Control yang sudah teruji oleh para ahli dan dijamin paling efektif memberi terapi kepada Anda supaya lebih bisa engontrol emosi.

Binaural Beats ini berfungsi untuk meredam emosi Anda dengan cara memasukkan visualisasi ke pikiran bawah sadar dibantu dengan Audio Terapi Binaural Beats. Visualisasi dikombinasikan dengan binaural beats tidak hanya memiliki efek menenangkan, tetapi juga memungkinkan Anda untuk mengontrol emosi sehingga Anda selalu dalam kontrol yang positif.

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here