Mengatasi bingung- Menjalani hidup adalah memilih bagaimana cara hidup, karena hidup adalah pilihan. Dan memilih tak jarang membuat orang bingung. Karena manusia tidak tahu apa yang akan terjadi esok, bahkan satu jam kemudian dari sekarang.

Rasa takut yang hinggap ketika manusia dihadapkan pada suatu pilihan adalah suatu kewajaran. Namun kebingungan yang berlaru-larut hingga tak memutuskan sesuatu, berarti membiarkan diri berjalan di tempat karena dianggap tidak memutuskan dan melangkah.

Padahal melangkah atau tidak, manusia akan melewati waktu yang sejatinya tidak bisa diulang dan tak akan kembali. Alangkah ruginya jika manusia larut dalam kebingungan.

Dalam menyikapi suatu pilihan, yang berperan justru bukanlah alternatif pilihannya, namun bagaimana mental manusia itu bereaksi terhadap pilihan-pilihan tersebut. Intinya, apapun pilihannya, selama mental kuat dan positif maka tidak akan menjadi masalah.

Justru, sebagus apapun alternatif pilihan kalau orang yang memilih memiliki mental negatif dan buruk, maka pilihan tersebut akan menjadi tidak tepat. Lalu bagaimana caranya bagaimana langkahnya ketika seseorang harus dihadapkan pada pilihan pilihan yang dianggap sulit ?

Cara Mengatasi Bingung

1. Menganalisis Pilihan

Langkah yang pertama untuk menentukan pilihan adalah berfikir, tapi jangan fikirkan dulu akan memilih yang mana. Berfikirlah untuk menguasai dulu pilihan-pilihan yang ada di hadapan. Setiap pilihan yang ada cobalah fahami dari sisi keunggulan, kelemahan, peluang, dan ancaman terlebih dahulu.

Carilah jawaban-jawaban dari pertanyan pertanyan ini. Apa ya keunggulannya? Apa kelemahan dari pilihan ini? Apa peluang dan ancamannya? Kemudian dibuat list dari analisis SWOT tadi. Bandingkan, dan pilih yang terbaik. Cara ini dapat memudahkan jalan fikiran Anda yang sedang pusing.

2. Menentukan Tujuan Dan Prioritas

Setelah benar-benar memahami pilihan-pilihan yang Ada di hadapan Anda, maka tentukanlah tujuan dan prioritas, meskipun bisa jadi tujuan itu sudah ada sebelum pilihan yang rumit itu datang. Memperjelas tujuan dan prioritas akan membuatmu terbantu menyimpulkan arah pilihan Anda.

Misalnya saat Anda ingin memilih pria yang tepat dari mereka yang melamar Anda saat ini, apa tujuan Anda menikan dan apa prioritas utama yang Anda inginkan. Apakah tampan, gagah, kaya, berpengetahuan luas, atau ketaatan dalam menjalankan agama.

Jika Anda sudah tentukan prioritas atau tujuan utama, Anda bisa pilih di antara pilihan itu sesuai dengan prioritas atau tujuan utama yang kamu inginkan.

3. Diskusikanlah Pilihan-Pilihan itu

Selain menghargai pemikiran orang lain, dengan berdiskusi, kita menjadi tahu pandangan-pandangan orang lain terhadap alternatif pilihan yang ada. Tidak jarang nasihat atau petuah dari orang-orang yang kita ajak diskusi itu tidak terfikirkan sebelumnya.

Jadi, sebelum menentukan pilihan bisa berdiskusi terlebih dahulu. Anda bisa mendiskusikan dengan orang tua, saudara, atau teman yang Anda anggap bisa memberikan pandangannya tentang masalaha atau pilihan yang sedang Anda hadapi. Tapi tetap, pemegang keputusan untuk memilih adalah si pemilik pilihan itu sendiri. Jadi, jangan mau disetir.

4. Memohon Petunjuk

Kalau kita percaya bahwa manusia bisa memberikan masukan kepada kita terkait pilihan-pilihan hidup yang cukup berat, pasti Tuhan kita akan jauh lebih powerful dalam memberikan saran untuk memutuskan. Maka dari itu, berdo’a, berusaha dan meminta jalan terbaik adalah hal yang paling baik dilakukan untuk menentukan pilihan tersebut. Mintalah petunjuk-Nya agar Anda mampu atau diberikan pilihan yang tepat/terbaik untuk Anda.

Bagi Anda yang beragama Islam, Anda bisa melaksanakan shalat istikharah agar diberi petunjuk oleh Allah mana yang terbaik. Karena sholat tersebut merupakan jalan terbaik yang bisa menenangkan dan meyakinkan hati seseorang tersebut.Allah maha mengetahui mana pekerjaan yang baik bagi hamba-Nya, dan mana yang tidak.

5. Ikuti Kata Hati

Masukan dan petunjuk Tuhan akan mempengaruhi apa kata hatimu. Anda bisa memilih berdasarkan kata hati yang Anda rasakan. Misalnya memilih pasangan sebagaimana di atas. Anda bisa menentukan pilihan kepada dia yang paling sesuai dengan kata hati Anda.

Karena apa pun pilihan Anda dalam hal apa pun, jika sesuai dengan kata hati, Anda akan menjalaninya dengan ikhlas, maksimal, dan bahagia. Tapi berbeda jika Anda memilih karena keterpaksa. Tentu menjalaninya pun akan sangat terpaksa, tidak maksimal, dan tidak merasa bahagia.

6. Berjanjilah, Tak Akan Ada Kata Menyesal

Setelah Anda menentukan pilihan, Anda harus berkomitmen bahwa putusan Anda adalah yang terbaik dan tidak akan menyesalinya di kemudian hari. Buat apa menyesal, Anda telah melewati tahap demi tahap dalam menentukan pilihan. Jika Anda temui kekurangan dalam putusan Anda, anggaplah sebagai resiko dalam memilih. Menyesali dan meratapi resiko dari keputusan Anda hanya akan membuat Anda putus asa dan trauma.

Baca Juga : Mau Sukses ??? Jangan Takut Ambil Resiko

Buatlah kontrak diri, bahwa Anda tidak akan menyesal di kemudian hari. Berjanjilah kepada diri sendiri bahwa apapun pilihan yang kita pilih tidak akan pernah membuat kita menyesal di kemudian hari. Menyesal hanyalah akan mengurangi produktivitas hidup.

Dan Jangan Lewatkan :

Komentar

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here